oleh

Inilah Statistik Menarik Premier League 2017/2018

LONDON, soccernesia.com – Mohammed Salah sedemikian mencuri perhatian di Premier League 2017/2018, juga memunculkan sejumlah catatan. Tapi statistik menarik musim ini bukan cuma soal Salah.

Kiprah Salah bersama Liverpool musim ini sudah membuahkan sejumlah pencapaian dan penghargaan buat pemain internasional Mesir tersebut. Sebut saja di antaranya gelar top skorer dan pemain terbaik dari jurnalis, sesama pemain, dan liga.
Seperti dilansir NBCSports yang merangkum data Opta, berikut beberapa statistik dari Salah musim ini:
– Dalam musim debutnya dengan Liverpool, Mohamed Salah mencetak gol (44) lebih banyak dibandingkan para pemain lain pada musim pertamanya di klub.

– Salah juga menjadi pencetak gol kaki kiri terbanyak dalam semusim Premier League, dengan 25 gol.

– Salah mencetak 32 gol di Premier League, terbanyak dalam satu musim berformat 38 pertandingan.

– Musim ini Salah sudah mencetak gol ke gawang 17 tim berbeda di Premier League. Belum pernah ada pemain lain yang melakukannya dalam semusim.

– Salah mencetak empat gol dari empat tembakan saat melawan Watford pada bulan Maret. Semenjak 2003/2004, ia merupakan pemain kedua yang bisa melakukannya di laga Premier League usai Andrey Arshavin lawan Liverpool pada April 2009.
Statistik macam itu bukan cuma dibuat oleh Salah. Berikut statistik menarik lain yang juga tercatat di Premier League 2017/2018:

– Ketiga tim promosi (Brighton, Huddersfield, Newcastle) mampu tetap bertahan. Baru tiga kali itu terjadi dalam sejarah Premier League, setelah 2001/2002 dan 2011/2012.

– Lima pemain berbeda membuat masing-masing minimal 10 gol dan 10 assist di Premier League musim ini (Salah, Christian Eriksen, Leroy Sane, Raheem Sterling, dan Riyad Mahrez) – sebuah rekor dalam musim berisikan 38 pertandingan.

– Musim ini memunculkan tingkat konversi terbaik dalam sebuah musim Premier League semenjak 2003/2004, dengan 1.018 gol dari 9.297 tembakan (10,95%).

– Musim ini ada 78 kemenangan Premier League yang lahir lewat tiga gol atau lebih — terbanyak dalam sejarah kompetisi tersebut.

– Baru kali ini lagi Tottenham Hotspur finis di atas tim-tim asal kota London lainnya, sejak keli terakhir melakukanya pada 1994/1995 lewat finis ketujuh.

– Spurs finis di atas Arsenal untuk dua musim berturut-turut. Baru kali ini lagi hal itu terjadi selepas 1981/1982 dan 1982/1983.

– Musim ini Jamie Vardy berada di kubu yang kalah dalam sembilan laga ketika ia juga bikin gol — rekor di Premier League dalam semusim.

– Kevin De Bruyne mengukir rekor baru di Premier League dalam hal jumlah kemenangan terbanyak dari satu pemain, setelah berada di tim pemenang dalam 31 laga berbeda.
– Crystal Palace memainkan sembilan laga Premier League tanpa Wilfried Zaha musim ini dan kalah dalam semua laga tersebut.

– Walaupun cuma mencetak 10 gol Premier League musim ini, Chris Wood mampu memberikan Burnley 12 poin musim ini. Cuma Salah (16) dan Kane (22) yang bisa merebut poin lebih banyak buat tim mereka masing-masing lewat golnya.

– Frank De Boer menjadi manajer permanen pertama dalam sejarah Premier League yang tidak kuasa melihat tim yang ia tangani mencetak satu gol pun (empat laga, nol gol). Kiprah De Boer sebagai manajer Crystal Palace juga menjadi yang tersingkat dalam konteks jumlah laga (empat) di antara manajer permanen lainnya.

– Kekalahan 0-5 yang dialami Liverpool dari Manchester City pada September 2017 menyamai kekalahan terbesar Juergen Klopp sebagai pelatih, setara dengan skor 1-6 Mainz lawan Werder Bremen (Oktober 2006). **/ted
Sumber : detik.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed