25 Ribu Warganet Tandatangani Petisi Desak Iwan Bule Mundur dari PSSI

oleh -37 Dilihat

JAKARTA – Tuntutan agar Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mundur dari jabatannya terus melonjak melalui petisi di media sosial.

Melalui laman Change.org, desakan agar Mochamad Iriawan atau yang akrab disapa Iwan Bule dituangkan dalam bentuk petisi.

Petisi tersebut pun mendapat respon besar dari netizen. Terbukti, hingga Sabtu (8/10/2022) sore, petisi bertajuk “Tragedi Kanjuruhan, Desak Ketua Umum dan Pengurus PSSI Mundur” telah ditandatangani 25.000 warganet.

“Kami juga meminta kepada Ketua Umum dan seluruh pengurus Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk mengundurkan diri dari jabatannya, sebagai bentuk penghormatan dan penghormatan kepada para korban tragedi kerusuhan Stadion Kanjuruhan, Malang dan demi kemajuan sepak bola. secara keseluruhan,” tulis Suhari Ete yang merupakan penggagas petisi tersebut. .

Tak hanya satu, ada juga petisi lain yang digagas Suporter Sepak Bola Indonesia dan Masyarakat Pecinta Sepakbola Indonesia di laman tersebut.

Jumlah warganet yang menandatangani petisi kedua kini mencapai 15 ribu orang.

Iwan Bule pun mendengar desakan warganet untuk memintanya mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum PSSI.

Namun, mantan Kapolda Jawa Barat itu mengatakan tidak melanggar aturan dan harus mengundurkan diri.

“Saya tidak tahu, minta saja orang yang membuat petisi untuk menarik diri, karena aturannya sudah ada. Sebelumnya sudah tahu aturannya? Tahu? Baca saja di sana,” kata Iwan Bule.

Iwan Bule beralasan masih menjalankan tanggung jawabnya berupa menjenguk korban tragedi Kanjuruhan dan melihat lokasi kejadian.

Tragedi Kanjuruhan terjadi usai laga Arema FC vs Persebaya di Liga 1 2022-2023, Sabtu (1/10/2022).

Kejadian naas ini bermula ketika terjadi bentrokan antara pendukung dan aparat keamanan. Sebanyak 131 orang tewas akibat kejadian tersebut.


Cek berita dan artikel lainnya di berita Google

Tonton video yang dipilih di bawah ini:

 

Konten Premium

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *