Antara Kanjuruhan dan Itaewon – Saba Cirebon

oleh -20 Dilihat

Soccernesia.com -amazing Antara Kanjuruhan dan Itaewon – Saba Cirebon

Oleh: Imam Wahyudi *)

LAGI, tragedi kemanusiaan. Kali ini di Itaewon, Seoul, ibu kota Korea Selatan. Korban menelan 153 orang meninggal. Puluhan lainnya terluka. Tragedi pesta Halloween pada Sabtu malam, 29 Oktober 2022. Akhir pekan yang mengerikan.

Sebulan sebelumnya, Tragedi Kanjuruhan pecah di Malang, Jawa Timur. Tragedi kelam dunia sepakbola, juga Sabtu malam. Akhir Pekan, 1 Oktober 2022. Buntut dari kekalahan tuan rumah Arema melawan Persebaya. Agenda Liga-1 Indonesia. Menelan korban 135 penggemar meninggal.

Seperti diketahui, tragedi Kanjuruhan menggemparkan dunia sepakbola. Tentu saja karena banyaknya korban. Peringkat dua dalam skala dunia, setelah peristiwa di Stadion Lima, Peru 1964. Terjadi di zaman kuno lebih dari setengah abad yang lalu, dengan 328 kematian. Tragedi Kanjuruhan dan banyaknya korban, sebenarnya terjadi di era sepakbola modern.

Baca juga: Liga Champions: Kalahkan Olympique de Marseille 2-1, Tottenham Hotspur Juara Grup dan Lolos ke 16 Besar

Dalam jumlah korban, tiga sosok bertukar posisi. Tragedi Kanjuruhan merenggut nyawa 135 orang. Tragedi Itaewon, Korea Selatan, 153. Dua angka terakhir dibalik. Hanya kebetulan. Kabar terbaru, korban Itaewon menjadi 154 orang. Korban kanjuruhan bertambah menjadi 135 orang. Parahnya, dua tragedi kemanusiaan ini terjadi dalam waktu kurang dari sebulan. Di bulan yang sama. Kanjuruhan awal Oktober, tragedi Itaewon akhir Oktober. Pada tahun yang sama, 2022.

Penanganan Itaewon.

Tragedi Itaewon, Korea Selatan, Sabtu malam, 29 Oktober 2022. Keesokan harinya, Minggu pagi — Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol mengunjungi lokasi kejadian. Respon yang empatik dan cepat. Menyampaikan belasungkawa atas korban manusia. Ramai, terinjak-injak dan korban berhamburan.

Hari pertama, Minggu, 30 Oktober 2022. Presiden Korsel menyampaikan pernyataan penting pada kesempatan pertama. Di lokasi atau TKP, presiden menyatakan “masa berkabung nasional” selama seminggu. Berlangsung hingga 05 November akhir pekan ini. Ia akan memprioritaskan pengobatan untuk pemulihan dan langkah tindak lanjut. Ia pun berjanji akan mengusut tuntas, agar tidak terulang lagi. Mengenakan kostum lapangan, Presiden Yoon Suk-yeol juga akan membangun “altar untuk berkabung”. Nantinya, warga bisa mengingat korban tragedi Itaewon.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *