Aturan Nobar Piala Dunia 2022 saat PPKM di Jawa Bali

oleh -20 Dilihat

Soccernesia.com – Aturan Nobar Piala Dunia 2022 saat PPKM di Jawa Bali

Jakarta, CNNIndonesia

Direktur Jenderal Pembinaan Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri Safrizal ZA menyatakan pemerintah mengizinkan kegiatan berkumpul untuk nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2022 di tempat umum seperti restoran dan kafe selama periode 20 November-18 Desember 2022.

Namun, pemerintah memberikan sejumlah aturan, antara lain lansia hingga orang dengan penyakit penyerta atau penyakit penyerta.

“Pada implementasi PPKM kali ini bertepatan dengan perhelatan Piala Dunia 2022, dengan melihat euphoria yang begitu besar dari masyarakat maka pemerintah memandang perlu untuk melakukan pengaturan terkait kegiatan nonton bareng Piala Dunia 2022 tersebut,” ujar Safrizal dalam keterangan tertulis yang diterima CNNIndonesia.comSelasa (22/11).

Selain itu, seluruh pengunjung dan karyawan diwajibkan menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk proses screening. Hanya warga yang berstatus PeduliLindungi hijau yang boleh mengikuti kegiatan ini.

Kemudian, individu dengan tingkat risiko penularan Covid-19 yang tinggi, seperti lansia berusia 60 tahun ke atas atau individu yang memiliki penyakit penyerta dilarang masuk. Hal itu tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 49 Tahun 2022 yang ditandatangani Menteri Dalam Negeri M Tito Karnavian.

Lebih lanjut, pemerintah juga meminta agar kegiatan menonton Piala Dunia dilakukan di area terbuka atau tempat dengan ventilasi yang baik dan menggunakan hepa filter. Selain itu, warga juga diminta tetap menggunakan masker dan protokol kesehatan Covid-19 yang diatur oleh masing-masing pemerintah daerah.

Diketahui, PPKM tingkat penanganan pandemi Covid-19 di wilayah Jawa-Bali yang berlaku sejak 8 November kembali diperpanjang selama dua pekan atau selama periode 22 November-5 Desember 2022.

Safrizal mengatakan, salah satu alasan PPKM diperpanjang karena terjadi peningkatan kasus terkonfirmasi, kasus aktif, hingga kematian akibat Covid-19, khususnya di Jawa-Bali pada awal November.

(khr/tsa)



[Gambas:Video CNN]


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *