Indonesia berada di peringkat 22 Piala Dunia Amputasi 2022

oleh -15 Dilihat

Soccernesia.com – Berita Terbaru Sepakbola Nasional dan Dunia (Soccernesia) Indonesia berada di peringkat 22 Piala Dunia Amputasi 2022

Jakarta ( ) – Timnas sepak bola amputasi nasional Indonesia mengakhiri Piala Dunia Amputasi 2022 dengan menempati peringkat ke-22 dari 24 negara peserta yang tampil di babak final turnamen yang digelar di Istanbul, Turki, 1-9 Oktober itu.

Indonesia menjadi satu-satunya tim Asia Tenggara yang lolos ke putaran final Piala Dunia Amputasi 2022. Sayangnya, Aditya dkk. harus menelan tiga kekalahan di fase penyisihan Grup C sehingga belum bisa melaju lebih jauh ke babak 16 besar.

Indonesia mengawali Piala Dunia Amputasi 2022 dengan kalah 0-3 dari Argentina sebelum kalah lagi 0-3 dari Inggris. Pasukan Bayu Guntoro gagal mencetak poin setelah kembali kalah 0-5 di laga ketiga melawan Amerika Serikat.

Baca juga: Indonesia Belum Bisa Penuhi Target di Piala Dunia Amputasi 2022

Setelah kalah di babak penyisihan, Indonesia kembali bergelut di laga rangking Piala Dunia Amputasi 2022. Merah Putih meraih kemenangan pertama mereka setelah menaklukkan Jerman 2-0 di laga perebutan tempat ke-22.

Namun, Skuad Merah Putih kalah 2-3 dari Uruguay dalam perebutan peringkat 21, sehingga harus puas di peringkat 22, di atas Spanyol yang berada di peringkat 23 dan Jerman (24).

“Kami ingin belajar lebih banyak di turnamen berikutnya. Ke depan, banyak hal yang harus ditingkatkan dari segala aspek, terutama mental dan teknis dalam sepak bola amputasi,” kata pelatih tim sepak bola amputasi, Bayu Guntoro, dalam konferensi pers. pernyataan video yang diterima di Jakarta, Minggu.

Sementara itu, Piala Dunia Amputasi 2022 akan diperebutkan oleh tuan rumah Turki dan juara bertahan Angola dalam pertandingan final yang berlangsung pada Minggu.

Baca juga: Bantu Atlet Sepakbola Amputasi dengan Dukungan Penuh Pemerintah
Baca juga: Presiden minta tim sepak bola yang diamputasi bebas bermain di Piala Dunia

Jurnalis: Shofi Ayudiana Redaktur: Aditya Eko Sigit WicaksonOCYRIGHT © 2022

Sumber: Di antara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *