Kekalahan Pertama Liverpool dari Brentford Sejak 1938

oleh -10 Dilihat

Soccernesia.com -Mantap Kekalahan Pertama Liverpool dari Brentford Sejak 1938

Brentford

Kekalahan Liverpool dari Brentford menjadi rekor tersendiri. Ini adalah hasil negatif pertama mereka melawan Brentford sejak era Perang Dunia 2.

Liverpool kalah 1-3 dalam lawatan ke markas Brentford di Gtech Community Stadium, Selasa (3/1/2023) dini hari WIB, lanjutan Liga Inggris. ‘The Reds’ tertinggal 0-2 di babak pertama karena gol bunuh diri Ibrahima Konate dan Yoane Wissa.

Setelah membalas lewat Alex Oxlade-Chamberlain, Liverpool kemudian kebobolan lagi lewat gol Bryan Mbeumo. Hasil ini menghentikan momentum yang dibangun melalui kemenangan sebelumnya atas Aston Villa dan Leicester City.

Sky Sports melaporkan bahwa ini adalah kekalahan pertama Liverpool dari Brentford sejak 1938, atau sebelum dimulainya Perang Dunia 2 pada 1939. Catatan ini mungkin mempertegas masalah besar yang masih menghantui klub Merseyside tersebut.

Liverpool kalah agresif dari Brentford yang memenangkan duel tersebut, dan juga kewalahan dengan tempo cepat yang dimainkan tuan rumah. Dua hal tersebut menjadi masalah sejak awal musim karena lini tengah yang menjadi sumber kekuatan Liverpool di masa jayanya bersama Juergen Klopp mulai terpuruk.

Babak pertama, kami terlambat di setiap bola, tidak ada serangan balik. Kami harus menjadi yang pertama mengambil bola di dalam kotak, kami harus lebih agresif di kotak kami sendiri, kami harus bertahan. sudut dari awal, dan tidak melakukannya,” kata bek kiri Liverpool Andy Robertson seperti dikutip BBC.

“Kami bisa saja kebobolan tiga gol di babak pertama. Penampilan sebelumnya melawan Leicester seharusnya menjadi penyemangat bagi kami untuk bisa berkata ‘Oke, kami menang tapi sekarang kami harus berbuat lebih baik’. Tiga hari kemudian kami bermain buruk lagi. Ini tentang konsistensi, kami harus bisa melakukannya,” tambahnya.

Menonton video “Salah dkk kalah di kandang dari Brentford
[Gambas:Video 20detik]
(mentah/teluk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *