Lima Pemain Termuda dalam Sejarah Piala Dunia: Dari Pele hingga Eto’o

oleh -8 Dilihat

Soccernesia.com – Lima Pemain Termuda dalam Sejarah Piala Dunia: Dari Pele hingga Eto’o

Bisnis.com, JAKARTA – Sebanyak 32 tim nasional akan tampil di Piala Dunia 2022 mulai 20 November mendatang di Qatar. Tim nasional dari seluruh benua akan bersaing memperebutkan gelar.

Biasanya kejuaraan Piala Dunia akan menampilkan sejumlah talenta muda yang unjuk gigi di depan para pencari bakat.

Meski begitu, pemain muda ini tidak selalu bisa sukses. Beberapa tenggelam karena kalah bersaing atau akhirnya jatuh sakit secara tragis.

Berikut adalah lima pemain termuda dalam sejarah Piala Dunia.

Norman Whiteside, Irlandia Utara (17 tahun, 40 hari) Piala Dunia 1982

Whiteside hanya membuat dua penampilan di tim senior Manchester United. Meski begitu, Billy Bingham bergabung dalam skuadnya untuk Piala Dunia 1982 Irlandia Utara. Setelah penampilan itu, ia kemudian menjadi pencetak gol termuda di klub Setan Merah itu selama musim 1981/82.

Dia memiliki kesempatan lain untuk tampil di Piala Dunia 1986 dan berhasil masuk ke daftar pencetak gol dengan tendangan bebas yang dibelokkan melawan Aljazair dalam hasil imbang 1-1.

Namun, karirnya sebagai pesepakbola tidak lama. Mantan bintang Manchester United itu harus gantung sepatu karena cedera lutut yang dideritanya sepuluh tahun setelah debutnya di Piala Dunia. Dia membuat 38 penampilan untuk tim nasional Irlandia Utara, mencetak sembilan gol.

Samuel Eto’o, Kamerun (17 tahun, 98 hari) Piala Dunia 1998

Eto’o melakukan debut di Piala Dunia 1998 sebagai pemain muda untuk tim nasional Kamerun. Namun, debut negaranya harus mengakui keunggulan Italia 3-0.

Dia telah tampil untuk negaranya dalam empat edisi Piala Dunia, yaitu 1998, 2002, 2010, 2014 dengan mencetak tiga gol dalam delapan pertandingan. Penyerang ikonik ini adalah pencetak gol terbanyak sepanjang masa Kamerun dengan 46 gol di semua pertandingannya untuk klub.

Dalam perjalanan karirnya, Eto’o telah memenangkan medali emas Olimpiade dan memenangkan Piala Afrika. Dia mencatat 116 caps untuk tim nasional yang membuatnya menjadi yang ketiga terbanyak dalam sejarah sepak bola Kamerun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *