Mengapa Pelatih Vietnam Begitu Agresif Menunjukkan Ketidaksukaan pada Shin Tae-yong?

oleh -10 Dilihat

Soccernesia.com -amazing Mengapa Pelatih Vietnam Begitu Agresif Menunjukkan Ketidaksukaan pada Shin Tae-yong?

Sebagai senior, Park Hang-seo diduga cemburu dengan prestasi Shin Tae-yong.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Drama pelatih Vietnam Park Hang-seo dengan pelatih Indonesia Shin Tae-yong berlanjut usai leg pertama semifinal Piala AFF di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (6/1/2023). Park enggan berjabat tangan dengan Shin setelah pertandingan. Sikap ini jelas menunjukkan bahwa ada perang dingin antara pelatih asal Korea Selatan.


Rivalitas keduanya memang tinggi sejak Shin menjadi pelatih Indonesia. Park yang reaktif dan agresif dalam komentarnya membuat pertemuan Vietnam melawan Indonesia selalu panas dan menegangkan baik di dalam maupun di luar lapangan.


Sikap Park yang tak mau bersalaman dengan Shin memang sudah terjadi sejak SEA Games 2021 lalu. Namun Park enggan membeberkan alasan tidak mau mengulurkan tangan kepada Shin usai pertandingan karena masalah pribadi.


Memang ada beberapa alasan pribadi mengapa saya tidak berjabat tangan dengannya, kata Park usai pertandingan di GBK kemarin.


Berbeda dengan Park, Shin lebih kalem. Ia menanggapi santai sikap Park yang enggan berjabat tangan usai pertandingan. Ia bahkan meminta awak media untuk meminta jawaban mengapa Park enggan bersalaman.


Laga berakhir imbang tanpa gol, membuat Shin masih belum pernah menang atas Vietnam milik Park. Dengan demikian Park Vietnam tidak pernah kalah dari Indonesia selama era kepelatihan Shin di semua kompetisi.


Kedua pelatih ini memiliki perjalanan karir yang cukup panjang di sepak bola Korea Selatan. Park pernah menjadi pelatih Gyeongnam FC di level klub. Ia juga tercatat sebagai pelatih Chunnam Dragons, Sangju Sangmu, dan Changwon FC. Di level timnas, ia hanya menjadi asisten pelatih Korea Selatan dan Korea Selatan U-23.


Reputasi Park masih kalah dengan Shin yang merupakan pelatih kepala Korea Selatan dan memimpin tim di Piala Dunia 2014. Shin juga merupakan pelatih kepala Korea Selatan U-20 dan U-23. Di level klub dia memimpin klub Seongnam.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *