Mengikuti arahan FIFA dan Pemerintah PSSI untuk verifikasi ulang stadion, bagaimana nasib Mabes PSM Makassar?

oleh -28 Dilihat

Soccernesia.com – Berita Terbaru Seputar Sepakbola Nasional Mengikuti arahan FIFA dan Pemerintah PSSI untuk verifikasi ulang stadion, bagaimana nasib Mabes PSM Makassar?

TRIBUN-TIMUR.COM – PSSI sebagai federasi tertinggi sepak bola Indonesia berencana melakukan verifikasi ulang stadion untuk pertandingan tersebut, termasuk markas PSM Makassar, yakni Stadion BJ Habibie Parepare.

Stadion BJ Habibie tahun ini telah lolos verifikasi oleh PSSI dan PT LIB sehingga dapat digunakan oleh PSM Makassar sebagai markas mereka di Liga 1 2022/2023.

Hanya saja, apakah PSM Makassar kembali menggunakan Stadion BJ Habibie sebagai markas di Liga 1 2022/2023 saat kompetisi dilanjutkan kembali setelah mengalami penundaan ada di tangan PSSI.

Sebelumnya, PSSI mengindikasikan akan melakukan verifikasi ulang stadion di Indonesia atas perintah FIFA dan pemerintah Indonesia.

FIFA baru-baru ini menyampaikan kepada Pemerintah Indonesia melalui Presiden Jokowi bahwa untuk keamanan pertandingan perlu mengkaji kelayakan stadion.

Karena sebelumnya ada tragedi Kanjuruhan pada pertandingan Liga 1 antara Arema FC vs Persebaya yang menewaskan 131 orang.

Ada beberapa poin yang disampaikan FIFA kepada pemerintah Indonesia yang pada dasarnya meminta keamanan di stadion dan kelayakannya untuk ditinjau.

Artinya, PSSI sebagai perpanjangan tangan FIFA akan melakukan verifikasi ulang terhadap stadion-stadion yang ada di Indonesia layak digunakan untuk satu pertandingan atau tidak.

Dilansir dari situs resmi PSSI, Senin (10/10/2022), Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan atau Iwan Bule mengatakan PSSI siap bekerjasama dengan FIFA dan Pemerintah.

PSSI akan membuat action plan untuk kemajuan sepak bola Indonesia.

Rencana ini langsung direalisasikan setelah PSSI, FIFA, dan Pemerintah bertemu.

”Tentu setelah bertemu dengan FIFA dan Pemerintah, PSSI akan langsung bekerja. Arahan Presiden mengenai stadion yang tidak layak untuk menggelar kompetisi juga menjadi perhatian kami,” kata Iwan Bule.

Tak hanya itu, PSSI kemudian akan membentuk tim yang akan bekerja sama dengan FIFA dan Pemerintah sebagai percepatan tindak lanjut insiden di Stadion Kanjuruhan tersebut.

Sebelumnya, PSSI berterima kasih dan memberikan apresiasi kepada pemerintah, dalam hal ini Presiden Joko Widodo, yang memberikan perhatian luar biasa terhadap sepak bola Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *