PSSI Sebut TGIPF Soal Tragedi Kanjuruhan, Apa Hasilnya?

oleh -32 Dilihat

Soccernesia.com – Berita Terbaru Seputar Sepakbola Nasional PSSI Sebut TGIPF Soal Tragedi Kanjuruhan, Apa Hasilnya?

Nusantaratv.com – Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan hadir di kantor Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Hak Asasi Manusia (Kemenko Polhukam), Jakarta, Selasa (11/10) untuk memenuhi panggilan Tim Gabungan Pencari Fakta Independen (TGIPF) untuk Tragedi Kanjuruhan.

Dalam kesempatan tersebut Ketua Umum PSSI didampingi Wakil Komisioner Iwan Budianto, Ketua Komdis Erwin Tobing, anggota Exco Ahmad Riyadh, Sonhadji, Sekjen Yunus Nusi dan lainnya. Rapat ini dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md yang juga Ketua TGIPF.

“Alhamdulillah kami bisa hadir di sini untuk memenuhi undangan Menkopolhukam serta ketua TGIF (Mahfud Md). Kami memberikan penjelasan rinci dan membahasnya dengan TGIF,” kata Iriawan .

“PSSI mendukung penuh TGIF untuk bekerja menyelesaikan insiden Stadion Kanjuruhan. Kami juga telah bertemu dan berkoordinasi dengan delegasi FIFA yang datang ke Jakarta mengenai tata kelola sepakbola termasuk bantuan kepada PSSI.”

Ahmad Riyadh menambahkan, pembicaraan antara PSSI dan TGIPF berjalan dengan baik.

“Banyak masukan untuk kami, membenarkan apa yang telah dilakukan PSSI mulai dari match planing hingga Tragedi Kanjuruhan,” kata Ahmad Riyadh.

“Kemudian banyak masukan untuk kedepannya, nanti ada 5 formula perbaikan ke depan yang akan dikoordinasikan oleh tim kepolisian dan FIFA.”

Ahmad Riyad mengatakan pembicaraan antara PSSI dan TGIPF lebih kepada teknis penyelenggaraan pertandingan secara aman. Tragedi Kanjuruhan diharapkan menjadi peristiwa terakhir yang memakan korban dalam sepak bola Indonesia.

Hal ini sesuai dengan perintah Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yang meminta dilakukan evaluasi menyeluruh. Sepak bola Indonesia harus dilaksanakan dengan menjamin keselamatan penonton.

“Ada legalitasnya, sampai laporan matchcom diserahkan ke tim untuk dievaluasi apa yang kurang dan diperbaiki. Kami butuh masukan, kami butuh saran dari semua lapisan masyarakat. bisa lebih baik lagi,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *