Sikap Teguh Persis Solo Terkait Tragedi Kanjuruhan

oleh -18 Dilihat

Jika tuntutan tidak dipenuhi, Persis akan mengajukan mosi tidak percaya.

Persis Solo mengeluarkan sikap resmi atas tragedi Kanjuruhan. Ada lima poin yang diserahkan klub yang bermarkas di Stadion Manahan itu.

Tragedi Kanjuruhan menjadi sejarah kelam sepak bola Indonesia. 131 orang meninggal dan ratusan lainnya dirawat di rumah sakit.

Pemerintah bergerak cepat menyelesaikan tragedi Kanjuruhan dengan membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta Independen (TGIPF). Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, dipercaya sebagai ketua.

Sejauh ini, Polri telah menetapkan enam tersangka dari tragedi Kanjuruhan. Salah satunya adalah Dirut PT Liga Indonesia Baru (LIB) Akhmad Hadian Lukita.

Selain itu, pemerintah dan FIFA akan membentuk tim transformasi sepakbola Indonesia. Selama proses tersebut, FIFA akan memiliki kantor di negara tersebut.

Berikut sikap Persis yang dikutip dari situs resmi klub:

1. Adanya forum lintas klub, komite, dan otoritas yang diprakarsai oleh operator liga dan federasi, untuk membahas reformasi standar operasional keamanan di dalam dan di luar stadion.

2. Adanya pihak-pihak yang harus bertanggung jawab atas kejadian di Kanjuruhan, serta proses hukum yang transparan dan adil.

3. Penghapusan jam kick-off yang terlambat, guna meminimalisir kejadian yang tidak diinginkan. Federasi, operator, dan ofisial siaran harus mempertimbangkan rekomendasi dari klub dengan berkoordinasi dengan panitia penyelenggara dan ofisial lokal.

4. Adanya pembenahan sistematis dalam pengelolaan ekosistem sepakbola Indonesia sebagai bentuk respon atas peristiwa yang terjadi di Kanjuruhan, sekaligus bertujuan untuk melakukan evaluasi secara komprehensif demi masa depan sepakbola Indonesia yang lebih baik.

5. Jika tuntutan tidak dapat dipenuhi, Persis akan mengajukan mosi tidak percaya sebagai pernyataan posisi klub.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *