Sindir PSSI, Putra Presiden RI Joko Widodo Minta Ajarkan Gelar KLB

oleh -10 Dilihat

Soccernesia.com -amazing Sindir PSSI, Putra Presiden RI Joko Widodo Minta Ajarkan Gelar KLB

Sebelumnya, PSSI menolak rekomendasi TGIPF untuk melakukan wabah.

Pemilik Persis Solo Kaesang Pangarep itu meminta petunjuk cara menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI. Ia juga menjadi orang pertama dari klub Liga 1 yang berani menyuarakan isu ini.

Pernyataan itu ditanggapi Kaesang karena PSSI menolak rekomendasi Tim Gabungan Pencari Fakta Independen (TGIPF). Tim merekomendasikan agar Ketua Umum Mochamad Iriawan beserta anggota panitia pelaksana (Exco) mengundurkan diri dan mengadakan wabah.

Rekomendasi yang dikeluarkan TGIPF sebagai bentuk tanggung jawab moral PSSI atas tragedi Kanjuruhan. Insiden malang itu menewaskan 134 orang dan ratusan lainnya dirawat di rumah sakit.

Namun, anggota Exco PSSI Ahmad Riyadh menyatakan bahwa pemerintah tidak berhak mencampuri urusan PSSI. Ada mekanisme pelaksanaan wabah sesuai dengan anggaran dasar.

Dalam undang-undang tersebut disebutkan bahwa hanya dua pihak yang dapat meminta diadakannya KLB, yaitu anggota Exco dan anggota PSSI. Namun, khusus untuk anggota PSSI, perolehan suaranya harus mencapai 50 persen dari total agar KLB bisa dilaksanakan.

“Pak, tolong ajari kami untuk meminta KLB. Maaf, kami baru di dunia sepakbola. Apakah kami perlu mengirim surat resmi menggunakan kop surat perusahaan ke PSSI?” tulis Kaesang di akun Twitter-nya.

“Tapi apakah kita hanya cukup 1 pemilih?” anak bungsu Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menambahkan.

Tekanan PSSI untuk menggelar KLB mengalir deras. Bahkan, sejumlah kelompok pendukung siap turun ke jalan menuntut agenda itu dilaksanakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *