Suara Penjual Dawet di Kanjuruhan Masih Misteri, Mahfud MD Kumpulkan Bukti

oleh -33 Dilihat

Soccernesia.com – Berita Terbaru Seputar Sepakbola Nasional Suara Penjual Dawet di Kanjuruhan Masih Misteri, Mahfud MD Kumpulkan Bukti

Suporter sepak bola meletakkan bunga saat menghadiri doa untuk para korban Tragedi Kanjuruhan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Senin (3/10/2022). . ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/hp. (ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF)

JAKARTA, petir.com- Suara wanita yang beredar di media sosial mengaku sebagai penjual dawet di dekat Stadion Kanjuruhan, Malang. Ia bersaksi bahwa banyak pendukungnya yang mabuk, memberontak, dan menjadi korban.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menyatakan bahwa suara perempuan tersebut akan direkam dan disaring oleh Tim Gabungan Pencari Fakta Independen (TGIPF) untuk tragedi Kanjuruhan.

“Akan diinventarisasi dan disaring dulu,” kata Mahfud, Selasa (10/11/2022).

Mahfud mengatakan, ada dua kemungkinan beredarnya suara dawet keranjang. Pertama, suara tersebut benar-benar suara asli penjualnya. Sedangkan kemungkinan kedua adalah suara tersebut hanya rekayasa.

“Karena hanya suara, bisa jadi penjual dawetnya benar, bisa juga hanya settingan,” ujarnya.

Baca juga:
TGIPF Sebut Ada Pihak Yang Mengatur Pertandingan Arema vs Persebaya di Malam Hari

“Kita lihat dulu bukti-bukti pendukungnya,” katanya.

Kisah penjual dawet ini viral di media sosial sekitar dua hari setelah tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022. Kejadian usai pertandingan sepak bola Arema FC versus Persebaya menewaskan 131 orang setelah gas air mata ditembakkan.

Ternyata Komnas HAM juga mencari keberadaan penjual dawet tersebut. Namun, hingga kini, keberadaan perempuan penjual dawet di suara-suara yang beredar itu belum ditemukan.

“Kami juga sudah mencari dan tidak ketemu,” kata Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam, Senin (10/10/2022).

Baca juga:
Tanggapan Tragedi Kanjuruhan, Ketua DPR: Penonton Olahraga Dilindungi Undang-Undang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *