Tragedi di pintu 13 Stadion Kanjuruhan: 2 orang terdekat Elmiati tewas

oleh -16 Dilihat

Soccernesia.com – Berita Terbaru Seputar Sepakbola Nasional Tragedi di pintu 13 Stadion Kanjuruhan: 2 orang terdekat Elmiati tewas

TITIKTEMU.CO – Banyak anak meninggal dalam bencana di Stadion Kanjuruhan. Salah satunya, seorang anak yang masih berusia 3 tahun. Itu adalah pertandingan sepak bola ketiga yang dia saksikan.

Muhammad Virdy Prayoga, 3 tahun, baru mengenal game ini. Dia telah menonton pertandingan sepak bola pertamanya beberapa bulan yang lalu dengan orang tuanya.

Dan pada Sabtu, 1 Oktober 2022, ia memasuki stadion Kanjuruhan bersama lebih dari 40 ribu lainnya untuk menyaksikan pertandingan derby terbesar kedua di Indonesia itu. Arema FC, tim tuan rumah yang berbasis di Malang, menghadapi Persebaya Surabaya, rivalnya dari Jawa Timur.

Baca Juga: Perkembangan Anak dan Pengasuhan dalam Perspektif Budaya Jawa

Aisyah Llewellyn dan Rebecca Tan menulis di Washington Post edisi 5 Oktober 2022 tentang Tragedi Kanjuruhan. Penulisan laporan ini dimungkinkan oleh kontribusi pelaporan Tan dari Singapura dan Winda Charmila di Kuala Lumpur, Malaysia.

Ditulis oleh Washington Post, Virdy berdiri di kursinya sebelum kick off. Virdy mengenakan selendang Arema di lehernya yang memanjang hingga mata kaki.

Ibunya, Elmiati, 33, menyalakan ponselnya untuk merekam video dan Virdy tersenyum lebar ke arah kamera, matanya bersinar gembira. Dia mencintai Arema FC, dia suka menonton para pemain di atas lapangan. Dan dia suka menjadi bagian dari kerumunan.

Baca juga: Inilah Sejumlah Prestasi Hendi, Sehingga Jokowi Dipercaya Pimpin LKPP

Namun ketika kekacauan terjadi di Stadion Kanjuruhan malam itu, yang berpuncak pada salah satu acara olahraga paling mematikan di dunia, kerumunan itulah yang membuat Virdy menjauh dari ibunya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *