Usai Ukraina, Giliran Italia Ikut Lobi FIFA Usir Iran dari Piala Dunia

oleh -17 Dilihat

Soccernesia.com – Usai Ukraina, Giliran Italia Ikut Lobi FIFA Usir Iran dari Piala Dunia

Paolo Zampolli lahir di Milan dan tinggal di New York setelah lama bekerja di PBB.

REPUBLIKA.CO.ID, ROMA — Duta Besar PBB untuk Misi Tetap Dominika dari Italia, Paolo Zampolli, mendesak Presiden FIFA Gianni Infantino untuk mengeluarkan Iran dari Piala Dunia 2022. Sebaliknya, ia ingin negaranya Italia berlaga di Qatar bulan depan.

Iran telah mendapatkan tempat di Piala Dunia 2022, yang tergabung dalam Grup B bersama Inggris, Wales, dan Amerika Serikat.

Namun, Iran dianggap tidak layak oleh Zampolli, seorang pengusaha kelahiran Milan dan tinggal di New York. Dia menuduh Iran sebagai negara yang terlibat dalam kekacauan politik ketika protes berkecamuk atas hak-hak perempuan di negara itu. Pasukan keamanan Iran diduga menggunakan senjata mematikan untuk meredakan situasi ini.

LSM Hak Asasi Manusia Iran yang berbasis di Norwegia memperkirakan bahwa setidaknya 215 orang, termasuk 27 anak-anak, tewas dalam protes tersebut.

Zampolli juga mengirim surat kepada Infantino, menyerukan agar Iran dikeluarkan dari Piala Dunia mendatang, dan diganti dengan Italia. Gli Azzurri menjadi tim nasional dengan peringkat tertinggi yang tidak berlaga di turnamen tersebut.

‚ÄúSekali lagi, dunia menuntut tindakan segera dari kepemimpinan Anda untuk mendiskualifikasi Iran dari Piala Dunia. Anda, bersama dengan Perdana Menteri Boris Johnson, mengambil sikap menentang Liga Super. Dunia FIFA tidak boleh dibayangi oleh berita politik negatif untuk miliaran penggemar di seluruh dunia,” tulis Zampolli. Sepak Bola ItaliaRabu (26/10/2022).

Menurut Zampolli, sikap diam FIFA atas krisis kemanusiaan Iran akan semakin merusak citra badan pengatur tertinggi dunia itu. Ia mengklaim masuknya Italia akan memberikan keuntungan lebih dari kesuksesan Piala Dunia, apalagi jika bisa satu grup dengan Inggris.

“Dari pemahaman saya, Italia berada di peringkat pertama FIFA,” kata Zapolli.

Sebelumnya, CEO Shakhtar Donetsk Sergei Palkin mengatakan tim nasional Iran harus dilarang bertanding di Piala Dunia 2022 oleh FIFA bulan depan karena alasan yang sama. Ia meminta agar Iran digantikan oleh negaranya, Ukraina.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *